Showing posts with label Sajak. Show all posts
Showing posts with label Sajak. Show all posts

Tuesday, August 2, 2011

►►Gerak kaki melangkah◄◄

 Bukan untuk sementara
Selamanya...
Tak perlu menjadi orang lain
Yang jauh mendekat
Yang dekat merapat
Kita adalah satu
Bagian dari perjalanan kita adalah pengalaman
pengalaman adalah sebuah cerita tuk dikenang
Pengalaman yang kita dapat tak terbeli oleh waktu
Kita adalah satu
Dirangkum menjadi satu dalam sebuah KEBERSAMAAN
Tertawa, sedih, ceria dan canda
Tak usah menangis
Karena itu berlebihaannnn...!
Gerak kaki melangkah
berjalan dahulu lalu berlari
jatuh bangun gerak melangkah
bintang jatuh menjadi bagian terindah
api menjadi kawan
dingin menjadi lawan
pagi menjadi kawan

Thursday, July 28, 2011

Gunung Prau 2565 M dpl


24.july.2011
Mencumbu malam menahan dinginnya napas mu wahai alam
aku tak sanggup menahan cinta mu wahai dinginnya malam alam puncak Gunung Perahu
tak bisa ku gambarkan betapa eloknya tubuhmu hingga aku mencapai puncak menikmati indahnya gunung 
.......
jatuh bangun hanya untuk melihat keindahan dan mengukir cerita di atas sana bersama sahabat..
gunung adalah sahabat sekaligus pacar yang mengajarkan aku akan tentang kesetiaan, dan arti makna hidup..

Monday, July 18, 2011

Altar Kerinduan

Sesak terdesak
detik berdetak
sempit menghimpit
raga tak daya
Hujan air mata banjirkan gulana
kalau boleh, aku tak ingin jatuh cinta
tiada lagi keindahan?
karena hanya di garis batas rindu, aku berani melihatmu..
redam dan hancurkan kerinduan akan asamu akan dirimu melabuhi pikiranku

malaikat engkau dimana
jika aku mau, Tuhan dan alam akan berkonspirasi membuatku lupa
rumit berbelit
itu jika aku mau berhenti melawan lupa dan terus mengingatmu
sistem otakku tak lagi bisa beroperasi
memikirkan mu mungkin salah, tapi otakku suka sekali melakukan itu, walau hatiku perlahan sakit terlumat
saat ragaku hilang bangkitkan aku atas perjuanganmu
kelak jemariku ini akan merayap di sela tangamu, tanpa perlu menunggu gerimis waktu
aku menangis di pelukanmu di bawah rintihan hujan
boleh minta tolong? jangan terlalu sebentar bersamaku. itu saja...
bila waktu dapat berbicara, dan angin bisa menyampaikan kerinduanku akan tentangmu hingga menusuk masuk di telinga, hingga menancap di hatimu. hapus semua keraguan akan tentangku
aku harap menjadi ringan seperti kapas, agar angin bisa meniupku sedekat kau bernafas...
ku harap kisah kita tak berakhir di kotaku
Di kotaku.
Hujan dijadikan cindera mata. Boleh kau bawa pulang. Tapi buat sendiri pelanginya
Aku tak bisa menggengam sendiri, aku butuh bantuanmu
matamu terlalu ampuh, aku seketika lumpuh
tatap mataku, pegang erat tanganku kita berlabuh di kota Jogja
ketika waktu mengakhiri pelabuhan rindu..
Cermin jiwaku akan selalu menghantuimu disaat kamu terjaga

Terbangun dari mimpi

Mimpi ini menyelimuti asaku akan keraguan
Terbangun sejenak dan tidur kembali
Mimpi atas keraguan tentang dirimu
Ini mimpi atau ilusi